Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Hidup Tenang sesuai Penghasilan


Besar pasak daripada tiang adalah peribahasa yang mengartikan bahwa pengeluaran lebih besar daripada pendapatan. Jika terus menerus terjadi, keadaan ini dapat membuat Anda terlilit oleh utang yang akan semakin mencekik. Agar hal ini tidak terjadi, maka penting agar Anda dapat hidup sesuai penghasilan. Bagaimana caranya?



Menunggak cicilan, uang habis untuk membayar bunga, didatangi debt collector atau masuk dalam blacklist bank merupakan akibat jika Anda tidak bisa mengatur keuangan dengan baik. Walaupun kelihatannya mudah, tetapi mengatur keuangan agar dapat hidup sesuai dengan penghasilan menjadi sulit pada prakteknya. Lakukan hal-hal berikut agar Anda merasakan ketenangan hidup.
  • Buat Anggaran

    Fungsi dari anggaran adalah untuk mengetahui berapa uang yang masuk dan kemana uang keluar. Diskusikan dengan pasangan, berapa jumlah uang yang dapat dibelanjakan. Metode sederhana yang dapat dicoba adalah dengan menggunakan sistem amplop. Anda dapat memasukkan sejumlah uang dalam amplop untuk makanan, pakaian, dan amplop lainnya di awal bulan. Sesuaikan pengeluaran Anda untuk kategori tersebut. Jika uang dalam amplop tinggal sedikit, lakukan penghematan agar kebutuhan Anda untuk bulan tersebut terpenuhi.
  • Stop Iri

    Melihat tetangga mempunyai mobil baru atau melihat teman memilikihandphone baru, lalu ikut membeli karena tidak mau ketinggalan. Sikap ini sangat merugikan untuk keuangan, karena sebenarnya Anda membeli barang yang tidak dibutuhkan. Apalagi jika saat itu Anda belum mampu membelinya tetapi tetap memaksa untuk membeli dengan cara kredit. Keadaan ini akan menjerat keuangan Anda. Sebaliknya, miliki sikap untuk berpuas pada yang ada. Sikap ini akan membuat Anda merasa bahagia karena kebahagiaan seseorang bukanah karena uang atau harta benda yang dimilikinya.
  • Bersikap Sederhana

    Jika uang Anda hanya memungkinkan untuk membeli tempe dan air putih tetapi Anda membeli daging dan bir, dipastikan Anda akan mengalami kesulitan keuangan karena uang yang dibelanjakan lebih besar dari kemampuan Anda. Maka, hendaknya konsumsi disesuaikan dengan kemampuan keuangan Anda.
  • Hindari Utang yang Tidak Perlu

    Pinjaman uang yang Anda lakukan menimbulkan bunga yang harus dibayar. Maka, jika tidak benar-benar membutuhkannya, janganlah berutang. Walaupun seringkali Anda berdalih bahwa hal itu benar-benar perlu, tetapi, coba pikirkan sekali lagi, apakah benar-benar butuh atau hanya merupakan keinginan saja.
    Kartu kredit merupakan alat yang seringkali membuat seseorang terjebak dalam hutang karena kemudahannya. Berbelanja dengan kartu kredit biasanya akan menjadi lebih banyak disbanding jika berbelanja secara tunai karena besarnya godaan untuk membeli barang yang sebenarnya tidak perlu. Tinggal gesek, maka timbullah utang yang jika tidak dibayar sampai tanggal jatuh tempo, utang Anda semakin besar karena bunga yang harus dibayarkan. Berhati-hatilah saat menggunakan kartu kredit agar tagihan tidak melampaui anggaran.
  • Menabung

    Sisihkan penghasilan sebagai tabungan. Agar mendapatkan manfaatnya, bersikaplah disiplin dalam menabung. Jangan karena keinginan untuk membeli barang yang tidak perlu, Anda mengambil tabungan. Memiliki tabungan sangat penting sebagai dana cadangan jika ada kebutuhan khusus yang memerlukan uang. Dengan memilikinya, Anda tidak perlu berutang jika ada keperluan mendadak. Tabungan juga berfungsi sebagai dana untuk membeli sesuatu. Daripada berhutang yang akan membuat harga barang lebih mahal, menabung dapat mencegahnya.

    Selain menabung, Anda juga dapat mengalokasikan kelebihan dana Anda ke bentuk investasi seperti emas. Emas sifatnya mudah dijual, sehingga jika sewaktu-waktu Anda butuh dana, Anda dapat menjual simpanan emas Anda.
Hidup sesuai penghasilan merupakan langkah tepat jika Anda tidak mau terus-menerus dipusingkan oleh utang. Hasilnya, hidup akan semakin tenang dan bahagia. SOURCE
Continue reading →

Skutik Makin Populer, Motor Bebek Tetap Optimis



Penjualan motor matik di Indonesia menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), pada Januari - Mei, mencatat bahwa penjualan sepeda motor secara nasional mencapai 3.160.436 unit.
Dari jumlah tersebut, penjualan sepeda motor bebek hanya sekitar 29,5 persen, sedangkan skutik mencapai sekitar 58 persen, dan sisanya sepeda motor sport sebesar 12,5 persen.
Walau motor matik menunjukkan pertumbuhan yang cukup membanggakan, Honda menegaskan akan terus mempertahankan produksi sepeda motor bebek di Indonesia. PT Astra Honda Motor (AHM), selaku agen tunggal pemegang merek (ATPM) motor Honda di Tanah Air, optimis permintaan sepeda motor bebek tak akan habis.
Hal itu dikarenakan beberapa wilayah di Indonesia, terutama dengan infrastruktur yang belum bagus, lebih cocok untuk pemakaian motor bebek dibandingkan matik.
"Kami yakin masih ada konsumen yang membutuhkan sepeda motor bebek yang irit dengan mesin yang tangguh, terutama daerah perkebunan dan luar Pulau Jawa yang infrastruktur belum bagus," ujar Margono Tanuwijaya, Direktur Pemasaran di Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (16/5), di sela-sela perayaan akhir perjalanan Ekspedisi Nusantara Honda Revo.
Oleh karena itu, lanjut Margono, AHM masih akan mengusung Honda Absolute Revo untuk bersaing di segmen sepeda motor bebek kelas bawah yang berorientasi pada kendaraan yang irit dan tangguh. Pada Januari - Mei tahun ini penjualan Honda Absolute Revo mencapai 185 ribu unit dari total penjualan AHM sebesar 1.769.792 unit. (kpl/bun)  SOURCE
Continue reading →

Dolar AS Hantam Rupiah ke Rp9.468/USD


Martin Bagya Kertiyasa - Okezone

JAKARTA - Ketidakpastian zona Eropa cenderung membuat investor beralih pada safe haven dolar Amerika Serikat (AS). Akibatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terpantau kembali melemah.

Bloomberg mencatat rupiah berada pada kisaran Rp9.468 per USD, melemah 39 poin atau 0,41 persen. Rupiah, hari ini bergerak di kisaran Rp9.403-Rp9.488 per USD. Sedangkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) mencatat rupiah berada di kisaran Rp9.468 per USD, melemah 13 poin dari posisi sebelumnya di Rp9.455 per USD. Adapun kisaran perdagangan harian berada pada Rp9.421-Rp9.515 per USD.

Head of Research Treasury Division, Nurul Eti Nurbaeti, mengatakan tekanan dari Spanyol dan Yunani terindikasi masih menggiring pelaku pasar kembali dipenuhi oleh ketegangan dan lebih dominan memegang safe-haven USD.

"Tren kenaikan yield obligasi Spanyol dan Itali mensinyalkan tingginya fluktuasi pergerakan riskier assets, terutama euro," ungkap dia dalam risetnya, Kamis (14/6/2012).

Dia menambahkan, masa depan Yunani yang akan ditentukan pada Minggu ini cenderung mendorong investor membatasi aksinya di pasar. "Walau, aksi kawal BI di pasar diekspektasi mampu mengamankan pergerakan valuta garuda di tengah rencana debt switch obligasi negara RI hari ini," jelas dia.

Seperti diketahui, pemerintah berencana melakukan debt switch atau pembelian kembali SUN dengan cara penukaran. Obligasi yang dapat ditawarkan (source bond) oleh Dealer Utama adalah obligasi negara yang jatuh tempo periode 2012-2017.

Obligasi tersebut, di antaranya terdiri dari seri ORI, FR, VR maupun ZC. Obligasi penukar atau destination bond yang ditawarkan pemerintah adalah seri FR0059 yang jatuh tempo 15 Mei 2027 dengan tingkat kupon tujuh persen. Harga yang ditawarkan adalah sebesar 102,05 persen yang notabene lebih murah dari harga pasar. (mrt)

SOURCE
Continue reading →

Tidak Stres Walau Dipecat


"Anda kami berhentikan dengan hormat!" Kata-kata tersebut merupakan kata yang mengerikan bagi banyak karyawan di suatu perusahaan. Dipecat atau di-PHKmemang tidak menyenangkan. Selain akan menimbulkan masalah ekonomi, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) juga dapat menimbulkan beban emosi yang menyebabkan stres atau depresi. Bagaimana mengatasi masalah-masalah ini?


Mengatasi Beban Emosi

Hal yang membebani bagi seseorang yang diberhentikan dari pekerjaannya adalah kekuatiran tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup. Terlebih lagi jika Anda sebagai kepala keluarga atau tulang punggung keluarga. Di samping itu, dengan tidak bekerja dapat meruntuhkan harga diri seseorang.
Daripada menghabiskan energi untuk menguatirkan sesuatu berlebihan, akan lebih baik jika Anda menggunakan energi tersebut untuk melakukan hal yang lebih berguna. Pikirkan juga bahwa hidup akan berjalan, dan tidak perlu memikirkan hal yang sudah terjadi karena hal tersebut tidak dapat diulang. Lagipula, belum tentu semua yang Anda takutkan akan terjadi.
Terlalu menyesali yang sudah terjadi juga dapat membuat tubuh rentan terhadap penyakit. Jika Anda sakit, tentu akan membuat keluarga Anda semakin sulit dan merasa sedih. Maka jika Anda menyayangi mereka, berusahalah untuk tetap tenang dan mencari solusi dari masalah yang sudah terjadi.
Cara lain mengatasi masalah emosi adalah dengan merasa puas dengan keadaan yang ada. Berkurangnya penghasilan akibat PHK mungkin akan membuat Anda tidak bisa menikmati gaya hidup seperti sebelumnya. Semakin Anda memikirkan untuk menjalankan gaya hidup seperti sebelumnya, akan membuat Anda semakin tertekan. Lihatlah keadaan orang lain yang gaya hidupnya lebih sulit dari Anda sehingga Anda dapat bersyukur dengan keadaan Anda sekarang walaupun Anda harus menyederhanakan kehidupan.

Mengatasi Masalah Keuangan

Mau tidak mau, Anda harus berhemat akibat berkurangnya pendapatan akibat tidak bekerja. Salah satu cara agar dapat berhemat adalah dengan membuat anggaran rumah tanggakeluarga. Dengan perencanaan yang matang, Anda dapat memiliki dana cadangan yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan.
Hal yang sama juga berlaku untuk Anda yang masih bekerja. Sebaiknya bagi Anda yang masih bekerja dibuat juga anggaran pendapatan dan pengeluaran keluarga, agar uang dari penghasilan tidak habis begitu saja dan dapat digunakan untuk keperluan tidak terduga.

Tips Membuat Anggaran

Dalam membuat anggaran, beberapa hal yang harus dicatat adalah:
  • Masukkan semua pendapatan yang diperoleh keluarga. Misalnya, pendapatan suami, istri atau anggota keluarga lain.
  • Tulis semua pengeluaran dan pecah menjadi beberapa kategori. Misalnya, pengeluaran wajib setiap bulan seperti biaya listrik, telepon, iuran sekolah, dll. Pengeluaran tidak wajib seperti biaya untuk hiburan, membeli perabot, dll. Jika pengeluaran dilakukan dengan uang tunai, Anda dapat menggunakan sistem amplop, yaitu dengan memasukkan uang ke dalam amplop-amplop yang sudah diberi kategori sejumlah uang yang sudah ditetapkan.
  • Sisihkan sejumlah uang setiap bulan untuk menabung. Hal ini, khususnya bagi Anda yang masih bekerja. Anda mungkin tidak merasa kekurangan dana, sehingga dapat menggunakan uang seenaknya. Tetapi, menabung sebagian uang merupakan hal yang penting. Dalam menabung hendaknya disisihkan secara rutin dan dalam jumlah yang sudah ditetapkan.
Penjelasan selengkapnya dapat Anda baca dalam artikel: Mengatasi Masalah Keuangan.

Kendalikan Uang Anda

Selain membuat anggaran, Anda dapat meminimalkan pengeluaran uang dengan melakukan hal-hal berikut:
  • Buat catatan saat akan berbelanja

    Anda hanya boleh membeli barang-barang yang ada di catatan. Dengan mencatat, perhatian seseorang tidak akan tersimpangkan keinginan untuk membeli barang-barang lain saat berbelanja.
  • Pikirkan sekali lagi sebelum membeli

    Menurut survei, kebanyakan seseorang membeli sesuatu hanya berdasarkan keinginan saja atau mungkin karena ada diskon. Padahal barang tersebut tidak diperlukan. Sebelum Anda memutuskan untuk membeli, pikirkan, apakah barang tersebut benar diperlukan? Apakah lebih ekonomis untuk membeli atau menyewa? Apakah ada benda lain yang bisa digunakan yang memiliki fungsi yang sama dengan benda yang akan dibeli ini?
  • Hitung biaya transportasi

    Beli barang di tempat yang dikenal murah, tetapi perlu diperhitungkan biaya transportasinya. Apakah harga barang ditambah biaya transportasi masih lebih murah?
  • Jangan terlalu sering belanja

    Berbelanja selain dapat menimbulkan godaan untuk membeli barang yang tidak diperlukan, juga akan menghabiskan biaya transportasi, biaya makan, minum, dan lainnya yang tanpa sadar menguras kantong Anda.
  • Waspada kartu kredit

    Menggunakan kartu kredit saat membeli barang menjadi sangat mudah. Efeknya Anda dapat dibuat terlena karena saat berbelanja Anda tidak mengeluarkan uang sehingga seolah-olah masih ada cukup uang yang bisa diberikan barang lain. Namun, saat tagihan datang, Anda bisa dibuat kalang kabut mencari dana untuk membayar tagihan ini. Kartu kredit dapat mengacaukan anggaran karena sistem kartu kredit yang bayar belakangan, membuat dana cash Anda untuk bulan depan berkurang karena harus membayar tagihan kartu kredit bulan sebelumnya. Lihat artikel: Bijaksana Menggunakan Kartu Kredit.
  • Kreatif

    Cari solusi untuk mengatasi masalah keuangan Anda. Untuk berhemat, Anda dapat mencari ide kreatif membuat suatu benda yang bernilai ekonomis sehingga dapat dijual dan menjadi tambahan penghasilan. Menanam sayuran pada taman merupakan tindakan kreatif karena dapat dijual atau dimakan sendiri yang dapat membantu masalah keuangan Anda.

Pekerjaan Alternatif

Jika setelah beberapa waktu, Anda masih belum menemukan pekerjaan kembali, jangan putus asa. Masih banyak peluang pekerjaan yang bisa Anda lakukan. Anda tidak selalu diwajibkan untuk bekerja di suatu perusahaan. Beberapa alternatif pekerjaan bisa Anda tekuni, misalnya:
  • Freelance

    Anda bisa mencoba menjadi pekerja lepasan atau freelancer. Banyak hal positif yang bisa Anda lakukan jika menjadi freelancer. Baca tips menjadi freelancer pada artikel berikut: Sukses Bekerja Freelance.
  • Wirausaha

    Anda juga bisa mencoba usaha mandiri atau wirausaha. Banyak orang yang dengan tekun dan ulet mengelola bisnis milik sendiri dan lebih berhasil ketimbang menjadi karyawan.
  • Belajar keterampilan baru

    Jika Anda sulit menemukan pekerjaan di bidang pekerjaan Anda sebelumnya, mengapa tidak mencoba bidang pekerjaan lainnya? Misalnya dalam pekerjaan sebelumnya Anda adalah seorang tenaga di bidang keuangan. Mengapa Anda tidak mencoba misalnya menjadi tenaga kerja di bidang penjualan? Hal ini bisa meningkatkan kesempatan untuk mendapat pekerjaan kembali.
PHK atau dipecat bukanlah akhir segalanya. Jangan habiskan energi Anda hanya untuk kuatir secara berlebihan atau tertekan karena ingin menjalani gaya hidup seperti sebelumnya. Jangan lupa untuk terus berjuang untuk mendapatkan pekerjaan baru. Usaha yang rajin dan gigih akan membuahkan hasil cepat atau lambat.  SOURCE
Continue reading →

Mengatasi Masalah Keuangan


Saat ini banyak lembaga finansial menyediakan berbagai pinjaman dengan persyaratan yang mudah dan cicilan yang ringan. Namun, banyak aturan finansial telah berubah, penyebabnya misalnya oleh ekonomi yang tidak menentu, cara berbelanja dan menabung, serta gaya hidup yang berubah. Akibatnya, semakin banyak orang merasa semakin sulit mengatur keuangan pribadi dan keluarga. Akhirnya, banyak orang yang terlilit utang. Lalu karena gaya hidup modern membuat banyak pengeluaran yang membuat problem keuangan bertambah. Bagaimana cara mengatasi masalah keuangan pribadi dan keluarga Anda?




Solusi untuk Problem Keuangan

Untuk mengendalikan sumber daya pribadi dan keluarga dapat menjadi tantangan khusus. Kredit atau berutang memang kelihatan solusi yang paling mudah untuk mengatasi masalah keuangan dengan cepat. Anda bisa menggunakan utang sebagai aset, namun jika tidak berhati-hati dapat mengakibatkan akibat yang menyakitkan.
Bagi beberapa orang lainnya, mereka selalu berupaya mencari pendapatan yang lebih besar untuk mengatasi masalah keuangan. Para pakar keuangan mengatakan bahwa untuk mengatasi problem keuangan berkaitan dengan kesadaran akan dari mana sumber uang dan pengeluarannya serta kesediaan untuk membuat keputusan yang terinformasi. Karena itu, solusi untuk mengatasi masalah keuangan adalah membuat anggaran.

Menyusun Anggaran

Membuat anggaran tidaklah sulit dipelajari. Salah satunya adalah membuat daftar pendapatan dan daftar pengeluaran. Kemudian menjaga agar pengeluaran tidak melebihi penghasilan, seperti kata pepatah besar pasak daripada tiang. Dengan membuat anggaran akan membuat hidup Anda lebih menyenangkan dan mendatangkan kepuasan. Apa saja yang bisa Anda masukkan dalam anggaran?
  • Pendapatan

    Yang pertama perlu Anda buat adalah daftar pendapatan. Umumnya yang akan masuk ke daftar ini adalah gaji, bunga dari rekening tabungan, bunga deposito, dan seterusnya. Catatlah hanya pendapatan rutin yang pasti Anda dapatkan setiap bulannya. 

    Hindari memasukkan pendapatan tidak pasti atau tidak rutin dalam anggaran Anda. Beberapa pendapatan tidak pasti antara lain upah lembur, bonus, hadiah, komisi, bahkan THR sekalipun. Para konsultan finansial memperingatkan bahwa membuat perencanaan berdasarkan sumber pendapatan yang tidak pasti dapat membuat Anda terlilit utang. Namun, jika Anda sewaktu-waktu mendapat pendapatan tidak pasti, misalnya uang lembur atau bonus, maka Anda dapat memilih menggunakan uang tersebut misalnya untuk mentraktir diri sendiri dan keluarga Anda, 
    wisata, atau memberi sumbangan.
  • Pengeluaran

    Menyusun daftar pengeluaran tidak semudah membuat daftar pendapatan. Bisa jadi Anda berupaya mencatat setiap pengeluaran untuk melihat pemborosan keuangan yang terjadi. Namun, sebaiknya Anda bisa membuat daftar pengeluaran bulanan jika Anda mengetahui kebiasaan belanja Anda. Beberapa hal penting yang harus ada di daftar pengeluaran seperti kebutuhan pokok. Ini mencakup makanan, rumah, dan pakaian.

    Jangan lupa memasukkan pengeluaran rutin secara periodik seperti pengeluaran per tiga bulanan, per tengahan tahunan, tahunan dan pengeluaran periodik lain. Contohnya untuk pembayaran asuransi rumah, pajak kendaraan, ataupun pajak penghasilan. Namun, untuk memasukkannya ke dalam daftar bulanan, Anda perlu membagi jumlah tersebut dengan jumlah bulan yang cocok.

    Lalu untuk setiap pengeluaran, Anda buat pembobotan atau skala prioritas. Jika Anda mendapati jumlah pengeluaran Anda lebih besar atau sama dengan pendapatan, maka Anda dapat menyingkirkan atau menunda beberapa pengeluaran yang telah Anda daftarkan. Akan sangat membantu jika Anda membagi setiap pengeluaran dengan pembobotan sebagai kebutuhan mutlak, kebutuhan yang diragukan, atau hanya berupa kemewahan yang ingin dimiliki. Cara ini akan sangat membantu, jika sewaktu-waktu pendapatan Anda berkurang karena perubahan situasi. Anda dengan cepat dapat menyingkirkan beberapa kebutuhan yang masih meragukan atau berupa kemewahan saja.
  • Tabungan

    Namun, salah satu yang paling penting dalam daftar pengeluaran yaitutabungan. Meskipun banyak orang mungkin tidak menganggap menabung sebagai pengeluaran, adalah bijaksana bila Anda menganggarkan sebagian penghasilan bulanan Anda untuk keadaan darurat atau tujuan khusus. Setidaknya, Anda harus menyisihkan 5 persen dari penghasilan Anda yang telah dipotong pajak untuk menabung. Jika tidak, Anda harus membuat langkah-langkah yang keras. Singkirkan pemanfaatan kredit, atur kembali gaya hidup Anda, dan pertimbangkan kebutuhan pokok Anda. Upayakan memasukkan tabungan dalam anggaran bulanan Anda.
Keberhasilan Anda dalam menjalankan anggaran Anda sebagian besar bergantung kepada seberapa realistis anggaran tersebut. Gagasannya adalah agar daftar tersebut mencerminkan kepribadian dan pilihan Anda namun tetap realistis. Jika Anda membuat anggaran terlalu kecil sehingga tidak mampu mencukupi kebutuhan rumah tangga dalam waktu satu bulan, maka dipastikan semua yang telah Anda susun tidak akan berjalan.

Utang

Banyak orang berpikir bahwa pinjaman berupa utang bisa menjadi solusi keuangan. Namun, utang yang tidak terkendali dapat menggagalkan upaya Anda untuk hidup sesuai dengan pendapatan Anda.
Jenis utang tertentu memang bisa menjadi aset. Misalnya utang jangka panjang untuk pembelian aset seperti rumah yang nilainya terus meningkat dapat bermanfaat. Sebaliknya, utang kartu kredit yang digunakan untuk membiayai kehidupan sehari-hari dapat menjadi malapetaka. Peganglah prinsip untuk jangan sampai membayar satu rupiah pun beban biaya atau bunga kartu kredit. Memang kartu kredit dapat memudahkan hidup Anda, namun selalu berhati-hati saat menggunakannya.
Jika Anda memiliki kartu kredit, lunasi segera tagihan kartu kredit Anda sebelum timbul bunga. Para pakar finansial menganjurkan untuk melunasi utang-utang kartu kredit walaupun itu berarti Anda harus mengorbankan tabungan Anda. Coba pikirkan secara logis, bahwa sungguh tidak masuk akal untuk berutang dengan suku bunga tinggi sambil memelihara tabungan dengan suku bunga rendah. Ini sama saja dengan pemborosan. Berhati-hatilah terhadap beban tagihan bunga kartu kredit!

Menjaga Kondisi Keuangan tetap Aman

Membuat anggaran dan terbebas dari utang perlu Anda lakukan secara serius. Setelah Anda terbebas dari utang kartu kredit maupun utang jangka pendek lainnya yang bukan bersifat investasi, maka Anda bisa mulai mencoba beberapa langkah praktis berikut ini:
  • Cadangan Uang

    Selalu sediakan cadangan keuangan setidaknya sebanyak enam bulan penghasilan. Cadangan ini bisa berupa tabungan ataupun investasi lain yang mudah diuangkan jika dibutuhkan segera. Jika terjadi perubahan situasi, misalnya Anda dipecat, maka Anda akan memiliki keuangan yang cukup selama setidaknya enam bulan seraya Anda melamar pekerjaan baru. Sebaliknya, jika Anda mendapat kenaikan gaji, tabunglah setengah dari kenaikan gaji tersebut.
  • Besar Utang

    Jika Anda ingin berutang untuk investasi, maka cobalah hitung dengan cermat jumlah cicilannya. Cicilan utang tidak boleh melebihi 30 persen dari gaji suami. Jika Anda adalah pasangan yang bekerja penuh, cukup hitung cicilan utang dari penghasilan suami saja. Lalu masukkan ke anggaran yang telah Anda buat untuk dievaluasi apakah masih masuk akal untuk berutang atau kredit.

    Anda dapat mengurangi biaya pinjaman secara mencolok dengan membayar uang muka yang tinggi. Tetapi Anda harus menabung untuk itu jauh di muka dengan memasukkannya dalam anggaran keluarga Anda. Biaya awalnya yang rendah dapat berarti beban biaya kredit yang lebih rendah.
  • Komunikasi Keluarga

    Faktor sukses lainnya dalam menjalankan perencanaan keuangan adalah komunikasi yang baik antara anggota-anggota keluarga.
Menyusun anggaran dan melaksanakannya mungkin satu-satunya sarana yang dapat membantu Anda untuk mengatasi masalah keuangan. Hindari utang, dan jika Anda sudah memiliki utang kartu kredit, segera lunasi. Selalu menyisihkan dana Anda untuk ditabung dan diinvestasikan. Dengan demikian, Anda sudah bisa berhasil mengatasi problem keuangan Anda.  SOURCE
Continue reading →

Artikel Acak

Keluarga

FACEBOOK BOX

.

Followers

Musik

Herbal Tetes Pertama di Dunia

Kesehatan

Wisata